My Widget

Kamis, 23 April 2015

ini guys tentang sejarah Bono. selamat membaca ya :)

Objek Wisata “Bakudo” Bono Terletak di Kabupaten Pelalawan

Objek Wisata Propinsi Riau
KOPI, Pekanbaru – Gelombang ombak air sungai Kampar dengan ketinggian 4-6 meter. Ini satu-satunya fenomena alam air laut mengalir masuk dan bertemu dengan air Sungai Kampar sehingga terjadi gelombang dengan kecepatan yang cukup tinggi dan menghasilkan suara seperti suara guntur dan suara angin kencang.
Satu-satunya keajaiban objek wisata dunia biasanya orang selancar (surfing) tengah laut, di kabupaten Pelalawan orang Surfing di sebuah sungai yakni sungai kampar ini buktinya bro.
Masyarakat sekitar memanfaatkan gelombang tersebut untuk surfing dengan papan selancar. Inilah keistimewaan gelombang bono mukjizat keindahaan alam dari Allah SWT.

Saat musim pasang tinggi, gelombang sungai Kampar bisa mencapai 4-6 meter, membentang dari tepi ke tepi menutupi keseluruhan badan sungai. Peristiwa ini terjadi setiap hari, siang maupun malam hari.


Sejarah Bono
Bono ini ada dua jenis. Satu jantan di Sungai Kampar, dan betina di sungai Rokan, Bagansiapi-api. Bono di Kampar berkelamin jantan bergelombang tinggi (vertikal), sedangkan betina, ditandai bergelombang horizontal alias melebar. "Makanya, banyak kapal di Bagansiapiapi selalu terjerat (tersangkut) di tengah laut akibat Bono atau Beting sebutan orang melayu Bagan," katanya.

Saat tidak ada pasang, Bono ini pergi menuju betina di sungai Rokan, Kabupaten Rokan Hilir. Lalu bercengkrama di Selat Melaka. Apabila pasang mulai membesar, maka kembalilah mereka ke tempat masing-masing, semakin gembiralah mereka berpacu ke sungai.

Bagi masyarakat tempatan yang sudah terbiasa dengan kedatangan Bono dan bernyali besar. Kedatangan Bono disambut dengan memacukan kapal motornya meluncur ke lidah ombak di punggung Bono bagaikan
berselancar, atraksi ini oleh penduduk tempatan disebut 'Bekudo Bono' karena memang mirip dengan atraksi seorang joki yang sedang berusaha menjinakkan kuda liar.
Objek wisata bakudo Bono ini terletak di desa Teluk Meranti kabupaten Pelalawan. weekend rame  wisatawan mancanegara surfing kesana.
Anda ingin kesana dengan mengendarai kendaraan roda empat menempuh jarak 1-2 jam ketempat objek pariwisata tersebut dari Pekanbaru jangan lupa bawa papan selancar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar